MATA KULIAH



 GARDU INDUK

1.2 GARDU INDUK

Tegangan yang dibangkitkan generator terbatas dalam belasan.kilo volt, sedangkan transmisi membutuhkan tegangan dalam puluhan sampai ratusan kilovolt, sehingga di antara pembangkit dan transmisi dibutuhkan Trafo daya. Oleh karena itu, semua perlengkapan yang terpasang di isi sekunder trafo ini hams mampu memikul tegangan tinggi. Tegangan transmisi dalam puluhan sampai ratusan kilovolt sedangkan konsumen membutuhkan tegangan ratusan volt sampai dua puluhan kilovolt, sehingga di antara transmisi dan konsumen dibutuhkan trafo daya' step down

Semua perlengkapan yang terpasang di sisi primer trafo ini juga harus mampu memikul tegangan tinggi. Trafo-trafo daya ini bersama per­lengkapan-perlengkapannya disebut Gardu Induk. 

Dilihat dari fungsinya, jenis gardu induk dibagi atas: gardu induk pembangkit, gardu induk beban, dan gardu induk hubung. Sedang jika dilihat dari jenis trafo daya yang terpasang, gardu induk dibagi atas gardu induk step up dan gardu induk step down. Jenis-jenis gardu induk di atas ditunjukkan pada Gambar 1.2.  

Gardu induk dapat juga dibagi atas lokasi instalasinya, yaitu gardu induk pasangan dalam dan gardu induk pasangan luar.

Gambar 1.1. Diagram Segaris SistemTenaga Listrik Interkoneksi

1.3 KOMPONEN GARDU INDUK

Susunan peralatan dalam suatu gardu induk ditunjukkan pada Gambar 1.3.


Gambar 1.2 Diagram Segaris Suatu Gardu Induk


Adapun peralatan tegangan tinggi yang terdapat pada suatu gardu induk adalah sebagai berikut:

a.       Pembagi tegangan kapasitor (CC) dan trafo tegangan (PT)
b.      Penapis frekuensi tinggi (LT)
c.       Saklar pembumian (ES)
d.      Saklar pemisah (DS, DSL)
e.       Trafo arus (CT)
f.       Pemutus daya (CB)
g.      Pelindung tegangan lebih (LA)
h.      Trafo daya (TD)
i.        Konduktor dan isolator

Di samping peralatan di atas, dalam sistem tenaga listrik ditemukan ­juga kapasitor tegangan tinggi yang digunakan untuk perbaikan faktordaya. 

Dalam buku ini akan diuraikan tentang prinsip kerja dan karakteristik dari semua peralatan tegangan tinggi tersebut, kecuali penapis frekuensi ­tinggi, karena peralatan ini merupakan perangkat komunikasi radio yang lebih layak dibicarakan dalam teknik telekomunikasi radio. Peralatan bertegangan rendah seperti di atas, bukan barang baru dalam teknik kelistrikan. Trafo arus, kapasitor, trafo, pelindung tegan lebih, ­pemutus dan saklar dijumpai juga pada instalasi 380 Volt. Jika sekarang ­dilakukan pembahasan secara khusus mengenai peralatan yang sama ­tetapi bertegangan tinggi, itu disebabkan adanya perbedaan pada konstruksinya. Ada lima hal utama yang membedakan peralatan tegangan tinggi dari peralatan tegangan rendah, yaitu sistim isolasinya komponen peralatan yang menghantarkan arus, sistim pendinginan, pe­nyambungan konduktor dan pelindung tegangan lebih. Berikut ini akan ditunjukkan perbedaan konstruksi peralatan tegangan tinggi dengan peralatan tegangan rendah

Refferensi  : http://www.electricsschool.com/2017/03/pengertian-dan-fungsi-serta-jenis-jenis.html

Komentar